Showing posts with label Teknik Main Poker Boyaa. Show all posts
Showing posts with label Teknik Main Poker Boyaa. Show all posts

Teknik Main Poker Boyaa - Aspac Pastikan Tempat Ketiga

Teknik Main Poker Boyaa - Aspac Pastikan Tempat Ketiga

Texaspoker cc2 adalah poker online dengan uang asli terpercaya - Rivalitas klasik antara Satria Muda Britama Jakarta dan Dell Aspac Jakarta bertemu pada perebutan tempat ketiga. Aspac yang selalu unggul dari kuarter pertama, harus berusaha mati-matian menyegel kemenangan saat Satria Muda berhasil mencuri keunggulan satu poin ketika laga tersisa tinggal tinggal satu menit dan 17 detik. Sebuah tembakan tiga angka dari Mario Gerungan saat laga tersisa di bawah satu menit kembali menjadi momentum bagi Aspac untuk unggul dan bertahan. Aspac memastikan diri menjadi pemilik tempat ketiga setelah menang 59-55.
Xaverius Prawiro yang turun sebagai starter bagi Aspac, langsung bermain dalam tempo tinggi. Sebuah tembakan tiga angka, dua kali tembakan dua angka dari lima kali percobaan, serta tiga buah tembakan bebas dimasukan Xaverius. 10 poin dari Xaverius membawa Aspac unggul sementara 20-11 di akhir kuarter pertama.
Meladeni tembakan-tembakan Xaverius di kuarter pertama, Satria Muda mengandalkan penembak jitu Bonanza Siregar. Bona memasukan dua kali tembakan tiga angka dari total delapan poin yang dicetaknya di kuarter kedua. Dengan tambahan dua poin di antaranya dari Arki Dikania Wisnu dan Dodo Sitepu, Satria Muda unggul di kuarter kedua dengan raihan 18-16.
Dominasi Satria Muda perlahan namun pasti mulai bangkit kembali. Berhasil mengurangi turnover dan memasukan pemain muda, Gunawan yang belum dikenal oleh Aspac, tim asuhan Coach Ocky Tamtelahitu kembali unggul meskipun tipis, 12-10. Kedudukan kuarter ketiga secara keseluruhan masih unggul Aspac 46-41.
Meratanya para pemain yang mampu mencetak angka dan penguasaan poin di kuarter pertama menjadi kunci kemenangan Aspac meskipun sempat terseok di kuarter terakhir. Semua pemain Aspac mencetak angka. Raihan tertinggi dikumpulkan oleh Xaverius dengan 12 poin. Pada kubu Satria Muda, Bonanza terbanyak dengan 13 poin. (mb)

Teknik Jitu Bermain Poker Texas - CLS Antiklimaks, PJ Juara

Teknik Jitu Bermain Poker Texas - CLS Antiklimaks, PJ Juara 

Texaspoker cc2 adalah poker online dengan uang asli terpercaya - Pertandingan CLS Knights Good Day Surabaya melawan Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta di DBL Arena tadi malam memang "hanya" final Speedy NBL Indonesia Preseason Tournament 2012. Namun, bagaimana atmosfer pertandingan dan kengototan kedua tim untuk merebut kemenangan, membuat laga yang disaksikan sekitar 5.000 penonton itu layaknya grand final saja. Melalui perjuangan keras, PJ akhirnya keluar sebagai juara dengan kemenangan 79-56.

Kekalahan CLS dengan marjin jauh 23 poin cukup mengejutkan. Sebab sehari sebelumnya, CLS justru tampil gila menghentikan Dell Aspac Jakarta. Aspac adalah tim yang mengalahkan PJ pada fase penyisihan grup melalui overtime.

Tanda-tanda kemenangan PJ sudah tampak dari awal pertandingan saat tembakan shooter-shooter berkali-kali masuk. Pada kuarter pertama saja, Andy ''Batam'' Poedjakesuma sudah memasukkan tiga dari empat tembakan tiga angka. Pada 10 menit pertama pertandingan, batam sudah menyumbangkan sebelas poin untuk membawa PJ unggul 26-10.

Selanjutnya, tidak sekali pun CLS menyalip perolehan poin PJ. Fans CLS yang mendominasi DBL Arena pun mulai terdiam di tengah pertandingan.

Beban CLS memang berat dalam laga kemarin. Selain menghadapi permainan PJ yang super prima, CLS kehilangan Dwi Haryoko saat kuarter kedua masih menyisakan delapan menit lebih.

Dwi mengalami cedera patah tulang betis kanan karena salah jatuh akibat bertabrakan dengan forward PJ Ponsianus Nyoman Indrawan. Dwi pun langsung dilarikan ke rumah sakit.

Tanpa Dwi, pertahanan CLS makin mudah ditembus. CLS semakin sulit bangkit karena shooter mereka juga melempem. Sampai kuarter ketiga, CLS tidak sekalipun mampu mencetak poin dari 13 kali percobaan tembakan tiga angka. Secara keseluruhan, field goal CLS sangat rendah, hanya 28 persen. Sedangkan prosentase tiga poinnya hanya mencapai 10 persen.

''Saya tidak tahu apa yang terjadi. Banyak sekali kesempatan, tapi tidak masuk. Ada apa dengan ringnya? Dengan field goal seperti itu, bagaimana kami bisa menang,'' kata pelatih CLS Eduard ''Dong'' Santos Vergeire.

''Kehilangan Dwi juga berpengaruh besar. Dia adalah pemain penting kami. Kekalahan ini akan membuat kami bekerja lebih keras untuk menghadapi musim reguler nanti,'' imbuh pelatih asal Filipina tersebut.

Merebut gelar juara untuk kali pertama di ajang NBL membuat PJ larut dalam suka cita. Beberapa pemain bahkan menangis menahan rasa haru. Batam dan Ary Chandra, bintang kemenangan PJ dengan sumbangan 23 dan 24 poin, menjadi salah satu pemain paling bahagia.

''Sudah lama kami tidak bermain di final. Empat tahun terakhir, baru kali ini saya juara. Namun, kami bermain lepas, nggak ada beban. Just play saja. Kemenangan ini adalah jasa besar coach Nath yang memberikan motivasi besar pada pemain,'' kata Batam.

Sementara itu, Coach Nath tidak kalah girang dengan kemenangan itu. Namun, bagi dia, kemenangan kemarin hanyalah awal dari perjalanan panjang PJ untuk meraih gelar demi gelar di NBL Indonesia.

Setelah memutus rantai selalu mentok di semifinal, Coach Nath yakin PJ akan menjadi juara. ''Hari ini, Tuhan menakdirkan PJ menang. Anak-anak enjoy bermain dan lebih termotivasi untuk menang,'' kata pelatih kelahiran Filipina berkebangsaan Amerika Serikat tersebut.

Setelah Preseason Tournament, NBL Indonesia memasuki musim reguler yang dimulai di Seri I Bandung pada 24 November sampai 2 Desember mendatang. Kalau preseason tournament saja sudah demikian seru, musim reguler bahkan championship series nanti akan makin seru. (nur/ang)

Main Poker Online Dengan Uang Asli - Sebelum Pulang, Lihat Pembuatan Boeing di Bangunan Terbesar

Main Poker Online Dengan Uang Asli - Sebelum Pulang, Lihat Pembuatan Boeing di Bangunan Terbesar

Texaspoker cc2 adalah poker online dengan uang asli terpercaya - EVERETT - Hari terakhir kunjungan DBL Indonesia All-Star 2012 di Amerika Serikat mungkin adalah hari yang paling membuka mata para peserta. Selasa lalu (13/11, kemarin WIB), para pemain dan pelatih basket SMA pilihan itu mengunjungi pabrik pesawat Boeing di Everett, sekitar 30 kilometer dari Seattle.

Sebagai salah satu sponsor penting DBL Indonesia All-Star 2012, Boeing memang menyediakan akses khusus bagi rombongan. Melihat langsung bagaimana pesawat-pesawat mereka dibuat. Pabrik Boeing di Everett merupakan yang terbesar, untuk produksi pesawat-pesawat twin aisle(berbadan lebar) seperti 747, 777, dan yang termutakhir 787.

'Kunjungan DBL All-Star memang dirancang supaya memberikan pengalaman komplet kepada para student athlete pilihan. Selain merasakan sekolah di Amerika, bertanding dengan tim muda, juga menambah wawasan dengan mengunjungi perusahaan-perusahaan kondang di kawasan Seattle,' kata Azrul Ananda, commissioner DBL.

'Mungkin, anak-anak SMA ini tidak paham seratus persen terhadap kehebatan yang mereka lihat dan akses yang mereka dapatkan. Tapi, saya yakin, ketika mereka dewasa nanti, mereka akan mengingat ke belakang dan menyadari betapa besarnya pelajaran yang didapat dengan kunjungan ke Boeing ini,' tambahnya.

Pabrik Boeing di Everett memang serba di luar bayangan. Bangunan utamanya saja bikin geleng-geleng kepala. Secara volume, inilah gedung terbesar di dunia. Tingginya setara bangunan sebelas lantai dengan luas 39,8 hektare!

Pintu-pintu hanggarnya saja seluas lapangan sepak bola!

Bangunan seluas itu memang dibutuhkan untuk memproduksi pesawat-pesawat terbesar seperti Boeing 747 dan Boeing 777-ER (extended range), seperti yang dinaiki rombongan DBL All-Star dalam perjalanan menuju atau meninggalkan Seattle.

Yang istimewa, rombongan DBL All-Star melihat bagaimana pesawat 787 Dreamliner dibuat. Pesawat tersebut sangat modern, terbuat dari bahan komposit (carbon fiber). Tidak lagi dari lempengan-lempengan aluminium yang di-rivet (seperti dijahit).

Dengan menggunakan bahan itu, Boeing 787 menjadi sekitar 20 persen lebih hemat bahan bakar, mengeluarkan lebih sedikit polusi, dan mengurangi tingkat kebisingan hingga 60 persen.

Bukan hanya itu, tekanan udara di dalam juga bisa lebih rendah daripada pesawat jet yang lain. Dengan demikian, penumpang merasa jauh lebih nyaman, bisa merasa lebih fresh saat keluar dari pesawat.

Tur di dalam bangunan terbesar itu dipandu oleh Lawrence 'Larry' Lewis, ditemani Bram Djermain, karyawan Boeing asal Indonesia yang menjabat wing industrial engineer leader untuk pesawat 787.

Greg Dwidjaya, presiden Surabaya-Seattle Sister City Association (SSSCA) yang membantu mengatur jadwal rombongan DBL All-Star di Amerika, juga merupakan karyawan Boeing. Dia adalahproject manager flight test maintenance, Boeing test and evaluation, dan Selasa lalu ikut mengantar rombongan di Everett.

Beberapa pengetahuan menarik didapat rombongan saat tur pabrik. Misalnya, bangunan sebesar itu tidaklah menggunakan sistem air conditioning (AC) sentral.

'Bangunan ini tidak membutuhkannya karena berisi 40 ribu karyawan, diterangi oleh satu juta bola lampu, dan dipenuhi oleh berbagai peralatan teknik. Semuanya mengeluarkan panas. Kalau musim panas, cukup membuka salah satu pintu selebar lapangan bola. Itu cukup untuk mendinginkan seluruh gedung,' jelas Larry Lewis.

Yang membuat bangga anak-anak Indonesia, mereka diberi tahu bahwa maskapai penerbangan Indonesia, Lion Air, sudah meng-order ratusan pesawat terbaru dari Boeing. Termasuk sejumlah Boeing 787 Dreamliner untuk penerbangan baru internasional yang akan dinamai Batik Air.

Bersama Boeing, Lion Air merupakan sponsor penting kunjungan DBL Indonesia All-Star di Seattle. Logo Boeing dan Lion Air sama-sama terpampang di seluruh seragam rombongan.

'Kalau kalian berminat, silakan cek dulu isi rekening di bank masing-masing. Siapa tahu cukup untuk membeli pesawat-pesawat ini. Asal tahu saja, harga yang terdaftar untuk Boeing 747 adalah USD 351 juta (sekitar Rp 3,5 triliun, Red), tidak termasuk mesin dan interior. Kalau 777, harganya sekitar USD 297 juta dan 787 seharga USD 206 juta,' terang Lewis dengan nada bercanda.

Sebelum masuk ke pabrik terbesar itu, rombongan sempat mampir pula ke Museum Future of Flight yang terletak dalam satu kompleks. Di sana mereka diberi penjelasan tentang sejarah Boeing dan komponen-komponen pesawat.

Yang paling seru tentang mesin. Mereka melihat sebuah mesin turbofan Rolls-Royce Trent 1000, salah satu mesin yang bisa dipakai untuk Boeing 787 Dreamliner. Anak-anak DBL All-Star terkagum-kagum saat diberi tahu bahwa dari belasan mata kipas (blade) di bagian depan mesin, setiap buahnya berharga di kisaran Rp 1 miliar!

Anak-anak DBL All-Star juga diinformasikan, pesawat Boeing 737 yang banyak dipakai di Indonesia diproduksi di pabrik terpisah. Tepatnya di Kota Renton, juga tak jauh dari Seattle.

Kunjungan di Boeing ini berakhir dengan pemberian suvenir kepada Roy Henslee, manajer di Tour Center Everett Site Commercial Airplanes.

Selesai kunjungan, para pemain DBL All-Star mengaku terkagum-kagum dengan apa yang baru mereka lihat. 'Belum masuk gedungnya saja sudah takjub. Sebegitu besarnya. Ketika di dalam semakin takjub. Semua proses membuat pesawat bisa dilakukan berurutan di dalam satu gedung,' kata Adriani Nabila dari SMAN 3 Jakarta.

Dari Everett, setelah makan siang, rombongan mengunjungi perusahaan besar yang lain di kawasan Seattle. Yaitu, Microsoft Campus, kantor pusat perusahaan superkondang itu. Di sana mereka mengunjungi 'museum kecil', tapi seru, menunjukkan perkembangan teknologi hingga saat ini. Berbagai permainan game Xbox tercanggih tersedia di sana.

Selasa malam rombongan langsung ke Seattle-Tacoma International Airport. Rabu dini hari pukul 01.00 (14/11) mereka terbang kembali ke tanah air.

Tidak terasa, kunjungan lebih dari seminggu itu telah berakhir. Rombongan dijadwalkan mendarat di Jakarta Kamis siang ini pukul 13.00 WIB. (*)

Teknik Main Poker Boyaa - Rony Gunawan, Antara Comeback dan Statusnya yang Tak Lajang Lagi

Teknik Main Poker Boyaa - Rony Gunawan, Antara Comeback dan Statusnya yang Tak Lajang Lagi

Texaspoker cc1 adalah poker online dengan uang asli terpercaya - Harapan besar digantungkan Satria Muda (SM) Britama Jakarta kepada Rony Gunawan. Setelah tidak maksimal di preseason tournament Oktober lalu, SM memasukkan lagi nama Rony dalam roster untuk musim reguler Speedy NBL Indonesia 2012-2013.

Ragil Ugeng, Bandung

---

SUKSES SM merajai perbasketan tanah air dalam beberapa tahun terakhir tidak bisa dilepaskan dari sosok Rony. Ketika SM menjadi juara NBL Indonesia 2010-2011, Rony adalah salah satu kunci sukses.

Musim 2011-2012 SM memang masih bisa mempertahankan gelar juara tanpa Rony yang bermain di liga lain. Namun, saat itu skuad SM relatif sama dengan musim sebelumnya. Bahkan, kepergian Rony tergantikan oleh masuknya rookie hebat Arki Dikania Wisnu.

Nah, musim ini, saat beberapa pemain senior SM pensiun, kekuatan tim tersebut tereduksi. SM tersingkir di semifinal preseason tournament setelah dikalahkan Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta. SM pun menarik kembali Rony untuk diturunkan di NBL Indonesia.

Selain masih menjadi salah satu center terbaik di tanah air, Rony memiliki kelebihan jam terbang. Itu dibutuhkan SM yang tahun ini sedang rebuilding dengan salah satunya memasukkan tiga rookie (pendatang baru). Salah satu peran Rony adalah menjadi mentor bagi para pemain muda itu.

Bahwa pada musim pertama ini SM belum begitu meyakinkan, ini disebabkan Rony harus banyak beradaptasi dengan gaya main yang diusung pelatih Octaviarro Romely Tamtelahitu. Rony memang belum pernah dilatih pria yang akrab disapa Coach Ocky tersebut. Selama di SM, Rony lebih banyak dilatih Fictor Gideon Roring.

"Cocok nggak cocok (dengan pelatih, Red) itu nomor dua. Yang pertama, sebagai pemain, saya harus menyesuaikan diri dengan apa yang diinginkan pelatih. Saya harus tahu tradisi apa yang diinginkan Coach Ocky. Sesimpel itu," tegasnya.

Menurut Rony, salah satu hal yang harus dibenahi SM saat ini adalah masalah ketenangan. Dia menilai para pemain muda SM terlalu buru-buru. Untuk menyelesaikannya, Rony banyak sharing dengan para junior. Setelah latihan atau ketika menyaksikan video pertandingan, Rony tak segan-segan memberikan advis.

"Tim ini sedang rebuilding. Ini masih masa transisi bagi kami. Semua tim yang sedang transisi pasti mengalami apa yang kami alami saat ini. Namun, kami yakin bisa bangkit di seri-seri selanjutnya," tegas Rony.

Meski tengah rebuilding, Rony menandaskan bahwa SM tetap mengejar gelar juara. Motivasi Rony berlipat karena ingin mengejar kado pernikahannya. Ya, mulai 6 Oktober lalu Rony memang sudah berstatus suami Priscilla Woen.

Status baru itu tentu saja membawa banyak perubahan pada keseharian Rony. Dia tidak lagi tinggal di mes pemain SM di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Seusai latihan pagi dan sore, Rony langsung pulang ke rumah untuk menemani sang istri.

"Tapi, ini tidak berarti hubungan saya dengan pemain lain renggang. Kami masih tetap sangat kompak as a team," ucap pemain bertinggi 194 cm tersebut.

Setelah menikah, Rony memang memiliki banyak rencana untuk masa depan. Namun, terkait momongan, dia mengatakan tidak terburu-buru untuk segera memiliki buah hati. "Belum punya rencana untuk segera memiliki anak. Tapi, kalau memang dikasih sama Tuhan, ya diterima dengan senang hati. Kan anak itu anugerah," pungkasnya. (*/c9/ang)